Akuisisi
Agility Robotics Mulai Diperdagangkan di Nasdaq Setelah Merger SPAC dengan Churchill

Agility Robotics mengumumkan pada 5 November 2026 bahwa saham biasa dan warannya mulai diperdagangkan di Nasdaq setelah perusahaan menyelesaikan kombinasi bisnis dengan Churchill Capital Corp XI. Transaksi tersebut beserta pendanaan terkait menyediakan modal bruto sekitar US$465 juta sebelum biaya transaksi.
Perusahaan menyebut pencatatan ini menjadikannya perusahaan robotika humanoid murni pertama yang tercatat di bursa publik AS dengan penerapan komersial aktif yang telah terbukti. Agility mengacu pada pengalaman penerapan di dunia nyata selama hampir tiga tahun dan lebih dari 65.000 jam operasi. Digit telah beroperasi bersama GXO, Schaeffler, dan Toyota Motor Manufacturing Canada.
Debut tersebut menyusul pengumuman Agility pada 4 November 2026 bahwa transaksi telah rampung. Dalam pengumuman itu, perusahaan menyatakan bahwa transaksi dengan Churchill telah ditutup dan perdagangan di Nasdaq diperkirakan dimulai pada 5 November 2026.
Modal untuk Ekspansi Komersial
Modal bruto tersebut mencakup hasil dari investasi privat pada saham perusahaan publik yang dipimpin Foxconn serta pendanaan ekuitas sebesar US$100 juta yang diterima sebelum penutupan transaksi. Agility berencana menggunakan dana tersebut untuk memenuhi pesanan pelanggan, memperluas penerapan komersial, meningkatkan produksi Digit, dan terus mengembangkan platform robotika terpadu serta kecerdasan buatan fisiknya.
CEO Peggy Johnson mengatakan bahwa status sebagai perusahaan publik memberi Agility akses ke lebih banyak sumber daya untuk mempercepat kemajuannya dan menghadirkan robot cerdas ke lebih banyak tempat kerja.
Pesanan Bersyarat dan Target Penerapan
Menurut Agility, Digit 5 memiliki pesanan yang telah dikomitmenkan untuk beberapa tahun dengan nilai lebih dari US$300 juta. Agility memperkirakan pelanggan awal akan dapat mengaksesnya pada paruh pertama 2027 dan menargetkan ketersediaan umum pada akhir tahun tersebut. Komitmen ini bergantung pada pencapaian tahapan kontraktual serta fitur dan spesifikasi produk, sehingga jumlah tersebut merupakan volume pesanan bersyarat, bukan pendapatan yang telah terealisasi. Robot ini diperkenalkan pada September 2026.
Menurut Agility, Digit telah memindahkan lebih dari 100.000 wadah di lokasi penerapan GXO yang sudah beroperasi di Georgia. Perjanjian yang diperluas diperkirakan akan menghadirkan robot tersebut ke dua fasilitas logistik tambahan di AS pada awal 2027. AGCO telah menandatangani perjanjian komersial untuk uji coba Digit yang diperkirakan berlangsung pada 2027.
Tiga pelanggan manufaktur perusahaan lainnya berpartisipasi dalam program berbayar untuk aplikasi manufaktur tertentu. Agility melaporkan adanya prospek lebih dari 30 calon pelanggan di sektor otomotif, manufaktur, kedirgantaraan, logistik, produk konsumen, dan pertahanan.
Desain Digit 5 dan Kapasitas Manufaktur
Menurut Agility, aktuator sikloidal milik Digit 5 dirancang untuk mengangkat beban hingga 50 pon secara berulang, dan platform ini dirancang agar dapat bekerja secara kolaboratif dengan aman di dekat manusia. Alat ujung yang dapat dipertukarkan dan kemampuan manipulasi yang lebih luas ditujukan untuk mendukung beragam alur kerja industri. Sistem ini didukung oleh teknologi robotika dan kecerdasan buatan fisik milik Agility, sistem keselamatan, serta Agility Arc, perangkat lunak berbasis awan untuk mengelola armada robot dan mengintegrasikannya ke dalam operasional pelanggan.
Menurut Agility, RoboFab, fasilitas manufaktur seluas 70.000 kaki persegi di Salem, Oregon, dirancang untuk memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 10.000 robot. Kapasitas tersebut merupakan spesifikasi desain, bukan tingkat produksi saat ini. Fasilitas perusahaan di Fremont, California, berfokus pada pengembangan perangkat keras dan kecerdasan buatan fisik, sementara perluasan fasilitas seluas 50.000 kaki persegi di Pittsburgh yang telah diumumkan ditujukan untuk memperkuat kemampuan di bidang perangkat lunak, kecerdasan buatan, penerapan, dan dukungan pelanggan.
Pencatatan saham di bursa publik ini memadukan tambahan modal dan kapasitas pabrik yang dirancang cukup besar dengan buku pesanan yang masih bergantung pada pencapaian tahapan produk dan kontraktual. Mengubah komitmen tersebut menjadi robot yang diterapkan dalam skala yang hendak didukung oleh pendanaan dan RoboFab merupakan ujian utama pelaksanaan strategi, yang menjembatani rekam jejak operasional Agility saat ini dengan rencana ekspansi komersialnya.












