Robotika dan AI fisik
Infrastruktur AI Kooperatif Dapat Menyediakan Layanan Pengawasan dan Penanggulangan Wabah
Tim ilmuwan di Incheon National University di Korea Selatan telah merancang infrastruktur kooperatif untuk operasi udara dan darat yang dibantu oleh kecerdasan buatan (AI) dengan menggunakan UAV dan robot mobil. Jenis infrastruktur AI ini dapat digunakan untuk menyediakan layanan pengawasan dan pencegahan wabah di kota pintar.
Para ahli telah semakin memperhatikan potensi robot mobil dan kendaraan udara tak berawak, atau UAV. Teknologi ini dapat menyediakan banyak manfaat, dan kemunculan teknologi 5G diharapkan dapat memungkinkan UAV, drone, dan robot mobil untuk menyediakan berbagai layanan dengan efisien dan aman di kota pintar. Beberapa layanan ini dapat mencakup pengawasan dan pencegahan wabah, di mana robot dapat dikerahkan di lingkungan yang berbeda untuk melakukan kegiatan seperti operasi penyelamatan.
Mengoptimalkan Potensi UAV dan Robot Mobil
Saat ini, operasi ini independen satu sama lain. Menurut tim, teknologi harus digunakan bersama untuk mengoptimalkan potensi UAV dan robot mobil karena mereka dapat saling mendukung dan meningkatkan fungsi bersama.
Tim peneliti yang merancang infrastruktur kooperatif AI ini dipimpin oleh Associate Professor Hyunbum Kim dari Incheon National University.
Makalah ini diterbitkan di IEEE Network.
Tim ini menguraikan struktur keseluruhan yang dapat menggunakan UAV dan robot mobil di area publik dan pribadi untuk berbagai layanan, termasuk patroli, pencegahan wabah, dan deteksi kecelakaan dan penyelamatan.
“Sangat penting untuk mempertimbangkan pengawasan dan penyebaran wabah yang tidak terduga seperti COVID-19 bersama. Ini adalah alasan mengapa kami merancang sistem generasi berikutnya untuk fokus pada pengawasan udara-darat dan pencegahan wabah yang didukung oleh robot mobil pintar dan UAV pintar,” kata Dr. Kim.
Desain Sistem Baru
Sistem yang dirancang baru ini terdiri dari dua subsistem. Satu untuk area publik dan lainnya untuk area pribadi. Kedua sistem memiliki Pusat Administrator Terpusat (CAC), yang terhubung ke berbagai Stasiun Rendezvous Terpadu (URS) yang terletak di area publik.
URS memungkinkan UAV dan robot mobil untuk menerima pengisian ulang dan berbagi data, dan robot mobil juga memiliki fasilitas pengisian daya untuk mengisi UAV yang sedang melayang. Sementara sistem publik fokus pada patroli area publik, mendeteksi kecelakaan, memberikan bantuan, dan melakukan kegiatan pencegahan wabah, sistem pribadi dapat menyediakan pengiriman medis yang cepat dan tes skrining di rumah.
Ketika datang ke privasi, Dr. Kim mencatat bahwa ini adalah masalah besar.
“Privasi memang merupakan masalah besar untuk setiap mekanisme pengawasan,” kata Dr. Kim. “Oleh karena itu, kami telah membuat pengaturan privasi yang berbeda untuk sistem yang berbeda. Untuk sistem publik, ada distrik yang terbatas di mana hanya UAV publik yang berwenang dapat memasuki. Untuk sistem pribadi, ada zona pribadi permanen di mana tidak ada UAV yang dapat memasuki kecuali dalam keadaan darurat dan zona akses temporal di mana UAV yang diizinkan dapat memasuki dengan izin hukum dari pemilik.”












