Pendanaan

Four Growers Mengamankan $9M Seri A untuk Merevolusi Pertanian Greenhouse dengan AI dan Robotika

mm

Four Growers, sebuah perusahaan agtech robotika yang berani, telah mengumpulkan $9 juta dalam putaran pendanaan Seri A yang dipimpin oleh Basset Capital, dengan partisipasi dari Ospraie Ag Science, Y Combinator, dan investor kunci lainnya. Pendanaan ini akan mempercepat produksi robot pemanen GR-100 dan memperluas jangkauan perusahaan di Eropa, Amerika Utara, dan Oseania. Pengumuman ini menandai lompatan besar dalam pasar pertanian indoor senilai $40 miliar, yang menangani kekurangan tenaga kerja, biaya yang meningkat, dan limbah makanan dengan teknologi yang revolusioner.

Mengubah Pertanian Greenhouse dengan GR-100

Di jantung inovasi Four Growers terdapat GR-100, sebuah robot pemanen tomat otonom yang menetapkan standar baru dalam efisiensi dan presisi untuk pertanian greenhouse. GR-100 memiliki:

  • 5x kecepatan pemetikan yang lebih cepat daripada pesaing, memanen hingga 43 kilogram per jam tomat ceri dan tomat anggur.
  • 98% akurasi deteksi kematangan, didukung oleh delapan kamera stereo dan AI canggih.
  • 34x kecepatan pencarian jalur yang lebih cepat daripada algoritma perencanaan gerakan standar, memastikan jalur pemanenan yang optimal.

GR-100 beradaptasi dengan lancar ke sebagian besar lingkungan greenhouse, memerlukan sedikit atau tidak ada modifikasi fasilitas, dan mengintegrasikan analitik tanaman yang kuat untuk wawasan hasil panen yang komprehensif. Dengan fitur seperti operasi 24/7, dashboard pemantauan jarak jauh, dan kereta pengemas otomatis yang dapat menangani hingga 246 kilogram dalam satu sesi, GR-100 mengubah apa yang mungkin dalam pengelolaan tanaman greenhouse.

Mengatasi Tantangan Global dalam Pertanian

Selama beberapa dekade, tanaman seperti gandum dan kedelai telah mendapat manfaat dari otomatisasi, menurunkan biaya dan meningkatkan produksi. Namun, buah dan sayuran, yang memerlukan penanganan yang presisi dan tenaga kerja terampil, telah tertinggal. Kesenjangan ini telah menyebabkan biaya pemanenan yang lebih tinggi hingga 15x lebih tinggi untuk buah dan sayuran. Masalah ini diperburuk oleh kekurangan tenaga kerja yang sering meninggalkan tanaman yang tidak dipanen, memperburuk limbah makanan.

“Sementara kami memulai dengan tomat greenhouse, yang menyumbang 50% dari semua tomat segar yang dikonsumsi di AS, teknologi kami sekarang telah membuktikan potensinya dalam tanaman lain seperti mentimun dan akan diterapkan pada semua buah dan sayuran di greenhouse dan lapangan, kata Brandon Contino, CEO Four Growers. “Mendapatkan pendanaan ini memungkinkan kami untuk mempercepat integrasi AI dan robotika kami ke pertanian, meningkatkan produksi makanan global dan memastikan bahwa makanan yang sehat, berkelanjutan, dan terjangkau tersedia untuk semua orang.”

Dampak yang Terbukti dan Potensi Pasar yang Tumbuh

Teknologi Four Growers sudah membuat dampak, dengan jutaan tomat yang dipanen dan dijual melalui toko-toko grosir di seluruh dunia. Dengan bermitra dengan pemimpin pertanian seperti Syngenta Vegetable Seeds, perusahaan telah menunjukkan skalabilitas dan keandalan solusi AI-nya di peternakan pelanggan di Amerika Utara dan Eropa.

Pasar pertanian indoor, yang dinilai sebesar $40,51 miliar pada 2023, diperkirakan akan tumbuh dengan CAGR sebesar 11,3% hingga 2033, menurut sebuah studi oleh Fact.MR. Pertumbuhan yang cepat ini menekankan permintaan yang meningkat akan solusi pertanian inovatif di tengah kekurangan tenaga kerja dan tantangan operasional.

Tim Visioner yang Didukung oleh Pemimpin Industri

Didirikan di Pittsburgh, Four Growers muncul dari Y Combinator pada 2018 dengan visi untuk merevolusi pertanian melalui robotika. Sejak awal, perusahaan telah mengamankan lebih dari $15 juta dalam total pendanaan dan kontrak delapan angka, berkat dukungan strategis dari investor seperti Better Food Ventures, Taver Capital, Xplorer Capital, dan Pete Wurman, co-pendiri Kiva Systems.

“Sejak awal, jelas bahwa tim Four Growers telah membuat kemajuan signifikan dalam memecahkan masalah lama di sektor pertanian,” kata John Overbeck dari Basset Capital. “Implementasi robotika dan AI di pertanian akan menyediakan kesempatan besar untuk meningkatkan operasi dan meningkatkan produktivitas secara signifikan. Kami yakin bahwa Four Growers akan terus menjadi pemimpin dalam upaya ini.”

Menghadap Masa Depan: Mengembangkan Inovasi untuk Dampak Global

Dengan pendanaan terbaru ini, Four Growers berencana untuk:

  • Meningkatkan produksi GR-100.
  • Mengembangkan upaya penelitian dan pengembangan.
  • Menggunakan teknologinya di lebih banyak wilayah, dengan fokus pada Eropa, Amerika Utara, dan Oseania.

Di luar tomat, perusahaan berencana untuk menyesuaikan teknologinya dengan tanaman greenhouse lain seperti mentimun dan paprika, dengan ambisi untuk menangani tanaman lapangan di masa depan. Dengan menggabungkan robotika, AI, dan analitik canggih, Four Growers memposisikan diri sebagai pemimpin dalam solusi pertanian yang berkelanjutan dan efisien.

Masa Depan Makanan yang Terjangkau dan Berkelanjutan

Four Growers’ misi untuk menyediakan makanan yang sehat, terjangkau, dan bersumber lokal melalui robotika sedang mengubah pertanian. Dengan mengurangi biaya produksi dan limbah makanan, perusahaan ini membuka jalan bagi masa depan di mana makanan yang bergizi dan berkelanjutan dapat diakses oleh semua orang.

Antoine adalah seorang pemimpin visioner dan mitra pendiri Unite.AI, didorong oleh semangat yang tak tergoyahkan untuk membentuk dan mempromosikan masa depan AI dan robotika. Seorang wirausaha serial, ia percaya bahwa AI akan sama-sama mengganggu masyarakat seperti listrik, dan sering tertangkap berbicara tentang potensi teknologi mengganggu dan AGI.

As a futurist, ia berdedikasi untuk mengeksplorasi bagaimana inovasi ini akan membentuk dunia kita. Selain itu, ia adalah pendiri Securities.io, sebuah platform yang fokus pada investasi di teknologi-teknologi canggih yang mendefinisikan kembali masa depan dan membentuk kembali seluruh sektor.