Kecerdasan buatan
AI Dapat Membantu Menjaga Ketersediaan dan Keterjangkauan Kopi di Tengah Perubahan Iklim

Jika Anda adalah pecinta kopi, maka kabar bahwa harga kopi bisa melonjak di masa depan mungkin akan menjadi berita yang tidak menyenangkan. Perubahan iklim dan deforestasi mengancam beberapa spesies kopi terbesar di dunia, tetapi AI bisa membantu menjaga kopi relatif terjangkau.
Gabungan kekuatan deforestasi dan perubahan iklim mengancam produksi banyak spesies kopi, termasuk spesies Arabica yang umum, yang dapat ditemukan di banyak blend dan brew yang paling prolifik. Petani kopi di seluruh dunia harus menghadapi suhu yang meningkat dan masalah yang terkait dengan hal itu, seperti periode kekeringan. Satu studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal Global Change Biology dan Science Advances menemukan bahwa ada risiko besar bagi banyak spesies kopi liar, dengan sekitar 60% dari 124 spesies kopi liar yang rentan terhadap kepunahan.
Seperti dilaporkan oleh Inside Climate News, Aaron P. Davis, salah satu penulis studi dan pemimpin penelitian senior di Royal Botanic Gardens, Inggris, menjelaskan bahwa kopi domestik disesuaikan dari spesies liar ini.
“Kita harus khawatir tentang hilangnya spesies apa pun karena banyak alasan,” jelas Davis, “tetapi untuk kopi secara khusus, saya pikir kita harus ingat bahwa cangkir di depan kita awalnya berasal dari sumber liar.”










