Model dan platform AI

Bagaimana Riiid! Membantu Membawa Era Baru Pendidikan Berbasis AI

mm
Tambahkan Unite.AI ke sumber pilihan Anda di Google

Riiid adalah sebuah perusahaan rintisan seri C yang berbasis di Korea Selatan dengan pendanaan sebesar $31,3 juta. Perusahaan ini mengembangkan dan menyediakan solusi berbasis AI untuk sektor pendidikan, dengan fokus khusus pada pengujian standar.

Tim di Riiid juga melakukan penelitian untuk mengembangkan model AI, yang kemudian diterapkan pada platform komersial perusahaan yang disebut “Santa”.

Santa dan ITSs

Santa adalah sebuah Sistem Tutor Cerdas (ITS) berbasis AI yang multi-platform, dan mengandung tutor AI yang menyediakan kurikulum satu-lawan-satu untuk pengguna.

ITSs mendapatkan banyak perhatian di kedua sektor AI dan pendidikan, terutama karena kemampuan mereka untuk menyediakan pengalaman belajar yang dipersonalisasi bagi siswa melalui penggunaan algoritma pembelajaran dalam. ITSs menyarankan strategi belajar tertentu untuk individu.

Santa adalah platform persiapan ujian untuk Test of English for International Communication (TOEIC). Platform ini memiliki lebih dari satu juta pengguna di Korea Selatan, khusus untuk TOEIC.

Setelah membuka kantor pertamanya di Amerika Serikat pada awal 2020, Riiid berencana untuk memperluas dan melampaui TOEIC, dengan target pada area ujian lain seperti ACT, SAT, dan GMAT.

Penelitian dan Studi Terbaru

Perusahaan ini memiliki dua makalah penelitian terbaru, dengan salah satu temuan utama bahwa algoritma pembelajaran dalam dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa.

Salah satu makalah tersebut berjudul “Prescribing Deep Attentive Score Prediction Attracts Improved Student Engagement“, yang diterima pada konferensi AI pendidikan tingkat atas Educational Data Mining (EDM).

Tim melakukan tes kontrol A/B pada ITS dengan dua model terpisah berdasarkan filtering kolaboratif dan algoritma pembelajaran dalam.

Setelah diuji pada 78.000 pengguna, ditentukan bahwa algoritma pembelajaran dalam menghasilkan moral siswa yang lebih tinggi, seperti rasio penyelesaian tes diagnostik yang lebih tinggi dan jumlah pertanyaan yang dijawab. Ini juga menghasilkan keterlibatan yang lebih aktif pada Santa, ditunjukkan dengan tingkat pembelian yang lebih tinggi dan keuntungan total yang ditingkatkan.

Makalah kedua berjudul “Deep Attentive Study Session Dropout Prediction in Mobile Learning Environment“. Makalah ini diterima oleh konferensi AI pendidikan global CSEDU.

Makalah ini berfokus pada keterlibatan siswa, dan tim mencari wawasan tentang prediksi dropout siswa, khususnya dalam hal prediksi dropout sesi belajar di lingkungan pembelajaran seluler. Dengan mengamati masalah ini, tim percaya ada kesempatan untuk meningkatkan keterlibatan siswa.

Penelitian ini menyarankan metode untuk memaksimalkan efek belajar dengan mengamati probabilitas dropout pengguna individu dalam lingkungan pembelajaran seluler. Model mereka disebut DAS, atau Deep Attentive Study Session Dropout Prediction in Mobile Learning Environment.

Melalui penggunaan komputasi perhatian dalam yang mengekstrak informasi dari interaksi siswa, model Riiid dapat memprediksi probabilitas dropout dengan akurat.

Platform Santa diintegrasikan ke dalam model, menyediakan pertanyaan yang ditentukan memiliki probabilitas dropout yang rendah. Dengan merekomendasikan pertanyaan tertentu, siswa lebih mungkin untuk tetap terlibat dan melanjutkan belajar, daripada dropout dari sesi.

Menurut tim penelitian, “Sejauh yang kami ketahui, ini adalah upaya pertama untuk menyelidiki dropout sesi belajar di lingkungan pembelajaran seluler.”

Riiid adalah salah satu perusahaan rintisan terkemuka di dunia untuk mengembangkan ITSs dan menyediakan solusi AI di sektor pendidikan. Ketika pendidikan dan teknologi AI menjadi lebih terhubung, perusahaan seperti Riiid akan membawa era baru metode dan sistem pembelajaran, sambil berusaha untuk mengatasi tantangan saat ini yang mengelilingi keterlibatan siswa.

Alex memimpin operasi berita berbasis AI di Unite.AI, menggabungkan jurnalisme, riset, dan otomatisasi untuk mendukung liputan kecerdasan buatan yang tepat waktu dan dapat diskalakan. Karyanya membantu memastikan perkembangan AI yang muncul terungkap secara efisien sambil mempertahankan standar editorial publikasi.