Kecerdasan buatan
Melakukan Penilaian Kerentanan dengan AI

Menurut laporan 2023 oleh Cybersecurity Ventures, kejahatan dunia maya diperkirakan akan menelan biaya $10,5 triliun per tahun pada 2025. Setiap tahun, rekor baru dibuat untuk jumlah kejahatan dunia maya yang didokumentasikan. Ini membutuhkan perubahan besar dalam proses pengujian keamanan tradisional. Inilah tempat penilaian kerentanan berperan.
Penilaian kerentanan sangat penting dalam mengidentifikasi titik lemah dalam sistem terhadap aktor jahat dan peretas. Seiring meningkatnya ancaman dunia maya, organisasi mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam penilaian kerentanan untuk meningkatkan deteksi dan pengelolaan ancaman.
Kami akan membahas bagaimana AI mengubah penilaian kerentanan, memperbaiki proses tradisional, dan menawarkan pertahanan keamanan siber yang lebih baik.
Mengenal Penilaian Kerentanan

Penilaian kerentanan dilakukan untuk mengidentifikasi, mengkuantifikasi, dan memprioritaskan risiko keamanan dan kerentanan dalam sistem perangkat lunak, aplikasi, dan jaringan. Metodologi umum untuk melakukan penilaian kerentanan termasuk:
- Analisis Keamanan: Penilaian kerentanan biasanya dilakukan dengan analisis dinamis dan statis dari sistem. Metodologi ini membantu menemukan bug kode aplikasi dalam keadaan idle dan running.
- Kerentanan Paket: Peretas dapat mengakses kode sensitif dengan mengeksploitasi kerentanan dalam kode dan binari. Pemindaian kerentanan paket mendeteksi kerentanan dalam versi binari dan perpustakaan yang digunakan dalam kode.
- Pengujian Keamanan Terus-Menerus: Penilaian kerentanan diotomatisasi dengan mengintegrasikan alat pengujian ke dalam proses pengembangan terus-menerus. Alat-alat ini menjalankan pemindaian keamanan dengan setiap penggabungan kode.
Peran AI dalam Penilaian Kerentanan
85% tim keamanan siber mengatakan sistem mereka telah menghadapi serangan yang dihasilkan AI. Statistik ini membuat metode pengujian tradisional sudah ketinggalan zaman. Kebutuhan akan pengujian kerentanan yang didorong AI telah tumbuh secara signifikan dengan meningkatnya serangan yang didorong AI.












