Pemimpin pemikiran
AI, Personalisasi, dan Telematika Akan Mendefinisikan Ulang Asuransi

Seperti sebagian besar sektor yang telah melihat adopsi teknologi digital oleh konsumen yang dipercepat sejak pandemi, industri asuransi mengalami transformasi besar, dengan teknologi dan model bisnis baru yang memungkinkan perusahaan asuransi menawarkan cakupan yang sangat fleksibel dan dipersonalisasi. Untuk industri yang secara historis bergerak lambat dalam mengadopsi teknologi, 2023 berjanji menjadi tahun yang menantang bagi perusahaan asuransi – tetapi satu yang akan memiliki dampak besar pada hubungan mereka dengan pelanggan.
Dalam dekade berikutnya, industri asuransi seperti yang kita kenal akan tidak dapat dikenali. Mobil, rumah, dan individu akan semua diasuransikan dalam program asuransi yang sangat fleksibel sebagai suatu kebiasaan. Program-program ini akan mencakup mekanisme yang canggih untuk secara dinamis dan otomatis menyesuaikan cakupan, memastikan bahwa cakupan tersebut optimal dan dipersonalisasi pada setiap saat. Solusi yang ditenagai AI akan terus memantau perilaku manusia, proaktif mengantisipasi tantangan dan peluang sepanjang perjalanan hidup pelanggan, dan menyesuaikan cakupan untuk menyediakan penawaran yang kontekstual dan dipersonalisasi.
Misalnya, program asuransi mobil yang ditenagai AI mungkin memantau perilaku mengemudi dan menyesuaikan tingkat cakupan berdasarkan faktor-faktor seperti waktu hari, cuaca, pola mengemudi, kondisi jalan, dan riwayat pengemudi. Ini akan memungkinkan perusahaan asuransi untuk menawarkan produk dan program yang lebih spesifik untuk setiap individu dan bisa mengarah ke premi yang lebih rendah untuk pengemudi yang aman.
Serupa, sebagai bagian dari Smart Home, program asuransi mungkin menggunakan AI untuk memantau kondisi properti dan menyesuaikan tingkat cakupan sesuai dengan itu. Misalnya, jika atap mulai bocor atau furnace berhenti bekerja, program asuransi bisa secara otomatis menyesuaikan cakupan untuk menyediakan perlindungan yang diperlukan.
Secara keseluruhan, industri asuransi di masa depan akan ditandai dengan program-program yang sangat fleksibel dan dipersonalisasi yang menggunakan AI untuk terus memantau dan menyesuaikan tingkat cakupan. Ini akan memungkinkan perusahaan asuransi untuk menyediakan perlindungan optimal bagi pelanggan mereka dan beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah.
Telematika akan membawa personalisasi ke tingkat berikutnya
Dalam beberapa tahun mendatang, kita dapat mengharapkan perubahan signifikan di dunia telematika dan koneksi, dengan penekanan yang lebih besar pada digitalisasi dan personalisasi. Salah satu contoh dari ini adalah pertumbuhan kebijakan asuransi mobil yang berbasis pada penggunaan atau perilaku, yang menjadi semakin populer di kalangan perusahaan asuransi.
Misalnya, Nationwide, salah satu perusahaan asuransi terbesar di AS, mengharapkan bahwa dalam beberapa tahun, sekitar 70 persen dari kebijakan mobil baru yang diterbitkan akan berdasarkan pada penggunaan atau perilaku. Tren ini akan memerlukan perusahaan asuransi untuk menggunakan model analitis yang canggih dan algoritma pembelajaran mesin untuk menganalisis, secara real-time, jumlah data yang besar yang dihasilkan oleh mobil yang terhubung dan sensor ponsel. Ini akan memungkinkan mereka untuk menciptakan penawaran asuransi yang dipersonalisasi yang disesuaikan dengan setiap pelanggan individu. Selain itu, telematika akan menyediakan kesempatan bagi perusahaan asuransi untuk berinteraksi secara real-time atau hampir real-time dengan basis pelanggan mereka dan menawarkan layanan komplementer yang dipersonalisasi dan informasi lain yang relevan.
AI dan analitik akan menjadi sangat penting bagi kesuksesan perusahaan asuransi
Untuk mengikuti perkembangan ini, perusahaan asuransi perlu berinvestasi pada alat dan solusi yang ditenagai AI dan teknologi yang fleksibel yang akan memungkinkan mereka untuk mengoperasikan dan menggunakan algoritma ML yang canggih yang dapat menganalisis jumlah data yang besar secara real-time dan frekuensi tinggi. Lebih dari sembilan dari 10 perusahaan asuransi bergantung pada data risiko dan pelanggan pihak ketiga – tetapi kurang dari setengahnya secara efektif menggunakan data real-time.
2023 akan mempercepat tren demokratisasi AI. Pada akhirnya, menyederhanakan AI sehingga dapat dibagikan dengan pemimpin bisnis, sehingga tidak hanya berada di tangan Ilmuwan Data atau orang-orang teknis. Ini akan menyebabkan keputusan bisnis yang lebih informasi dan hasil pelanggan yang lebih baik. Namun, agar bisnis dapat mempercayai penggunaan AI yang luas, perlu ada mekanisme yang menyediakan kemampuan bagi pemangku kepentingan dan profesional bisnis untuk menafsirkan proses pengambilan keputusan AI yang kompleks dan memastikan bahwa mereka memenuhi tuntutan regulasi.
Namun, sangat penting untuk mengatasi potensi bias dan kekhawatiran privasi. Untuk mengurangi risiko, perusahaan asuransi dapat menggunakan metrik keadilan untuk mengevaluasi algoritma dan teknik mereka, seperti gangguan data dan privasi diferensial untuk melindungi privasi individu. Sangat penting bagi mereka untuk menggunakan AI yang dapat dijelaskan dan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa algoritma lebih transparan, dapat diinterpretasikan, dan adil.
Dalam kesimpulan, industri asuransi mengalami transformasi besar, dengan teknologi dan model bisnis baru yang memungkinkan perusahaan asuransi menawarkan cakupan yang sangat fleksibel dan dipersonalisasi. Dalam dekade berikutnya, kita dapat mengharapkan pergeseran menuju program asuransi yang terus dipantau dan disesuaikan menggunakan AI untuk memastikan bahwa mereka dioptimalkan untuk setiap pelanggan individu. Telematika, mobil yang terhubung, dan Internet of Things akan memainkan peran penting dalam percepatan proses digitalisasi dan personalisasi.
Untuk mengikuti tren ini dan mempertahankan keunggulan kompetitif, perusahaan asuransi perlu berinvestasi dalam pengembangan alat dan solusi yang ditenagai AI, sambil mengembangkan dan berinvestasi pada solusi kejelasan yang akan membangun kepercayaan pada profesional bisnis, regulator, dan konsumen. Ini akan memungkinkan perusahaan asuransi untuk menyediakan perlindungan optimal bagi pelanggan mereka dan beradaptasi dengan kondisi pasar yang berubah.












